TANJAB BARAT – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali meneruskan pelaksanaan Musyawarah Kecamatan (Muscam) ke-XI dengan menggelar Muscam Partai Golkar Kecamatan Betara pada Sabtu (25/07/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat DPD Partai Golkar Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Muscam ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tanjung Jabung Barat H. Syufrayogi Syaiful, S.IP., M.H., didampingi Sekretaris DPD Dedi Hadi, S.H., Bendahara DPD Nurkholis, S.T., jajaran Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Kabupaten Tanjung Jabung Barat, pengurus DPD Partai Golkar, Steering Committee (SC), Organizing Committee (OC), para Pimpinan Kecamatan, serta Pimpinan Desa Partai Golkar se-Kecamatan Betara.
Pembukaan Muscam XI dilakukan secara resmi oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tanjung Jabung Barat, H. Syufrayogi Syaiful, S.IP., M.H. Kegiatan tersebut menjadi awal dari proses musyawarah yang bertujuan memperkuat organisasi sekaligus melanjutkan regenerasi kepemimpinan Partai Golkar di tingkat kecamatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam laporannya, Ketua Organizing Committee (OC), Kartanto, S.Kom.I., menjelaskan bahwa pelaksanaan Muscam XI Partai Golkar di Kabupaten Tanjung Jabung Barat diselenggarakan di 13 kecamatan yang dibagi ke dalam dua wilayah, yakni zona ilir dan zona ulu. Pembagian tersebut, menurutnya, merupakan strategi untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan, efisiensi waktu, sekaligus memperkuat proses konsolidasi organisasi.
“Muscam ini bukan sekadar agenda organisasi ataupun proses pergantian kepengurusan semata, tetapi merupakan momentum konsolidasi, regenerasi, dan penguatan Partai Golkar hingga ketingkat kecamatan,” ujar Kartanto.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tanjung Jabung Barat, H. Syufrayogi Syaiful, S.IP., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader Partai Golkar Kecamatan Betara atas komitmen mereka dalam menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan selama membangun organisasi.
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat konsolidasi partai secara berkesinambungan, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa, hingga Tempat Pemungutan Suara (TPS). Menurutnya, kekuatan Partai Golkar tidak hanya bergantung pada struktur kepengurusan di tingkat atas, tetapi juga ditentukan oleh soliditas kader yang berada di tengah masyarakat.
“Seluruh kader harus terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat TPS. Struktur partai harus benar-benar hidup, aktif, dan mampu menjadi wadah perjuangan masyarakat. Dengan organisasi yang solid, komunikasi yang baik, serta kader yang bekerja di tengah masyarakat, saya optimistis Partai Golkar akan semakin kuat dan mampu meraih hasil terbaik pada agenda politik mendatang,” tegas Syufrayogi.
Usai melalui seluruh rangkaian persidangan sesuai dengan mekanisme organisasi, Muscam XI Partai Golkar Kecamatan Betara menetapkan Kateni sebagai Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Betara yang ingin baru, menggantikan Kiyai Rahmat.
Kateni terpilih secara aklamasi setelah memperoleh dukungan penuh dari 13 Pimpinan Desa Partai Golkar se-Kecamatan Betara. Dukungan bulat tersebut mengantarkannya menjadi Ketua Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Betara untuk periode kepengurusan berikutnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, diharapkan Partai Golkar Kecamatan Betara semakin kokoh dalam memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat desa dan TPS. Selain itu, kepengurusan yang baru juga diharapkan mampu meningkatkan pengabdian kepada masyarakat serta berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita Partai Golkar di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.












