KUALA TUNGKAL: KOTA PESISIR MULTIETNIS DENGAN WISATA BAHARI MEMUKAU

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 15 Februari 2026 - 23:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUALA TUNGKAL – Sebagai ibu kota Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kuala Tungkal adalah kota pesisir yang terletak di pertemuan muara Sungai Pengabuan dengan laut lepas Selat Berhala. Kota yang dijuluki “Kota Bersama” ini memiliki keberagaman etnis yang luar biasa, menjadi rumah bagi suku Melayu, Jawa, Banjar, Bugis, Batak, Minangkabau, Palembang, Tionghoa, dan Melayu Kerinci yang hidup berdampingan secara harmonis.

Berdasarkan data terkini, Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki luas wilayah 5.009,82 km² dengan jumlah penduduk mencapai 336.978 jiwa pada akhir 2024. Kecamatan Tungkal Ilir sebagai pusat kota dihuni oleh 75.586 jiwa yang terdiri dari 38.479 laki-laki dan 37.089 perempuan pada tahun 2025.

Baca Juga :  Bangun Kebersamaan di Bulan Suci, Pemuda Pancasila Tanjab Barat Gelar Buka Puasa Bersama

Mayoritas penduduk Kuala Tungkal bekerja di sektor nelayan, buruh, pedagang, dan pegawai negeri. Kota ini juga dikenal sebagai sentra hasil pertanian dan perkebunan, dengan komoditas unggulan kelapa, kelapa sawit, pinang, karet, dan berbagai buah-buahan yang melimpah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kuala Tungkal menawarkan empat objek wisata populer yang wajib dikunjungi. Pertama, Waterfront City atau Titian Orang Kayo Mustiko Rajo Alam, jembatan sepanjang 700 meter di atas Sungai Pengabuan yang menawarkan pemandangan laut memukau, terutama saat sunset. Lokasi yang strategis di pusat kota membuatnya mudah diakses dan menjadi tempat favorit untuk bersantai.

Baca Juga :  Bantu Ringankan Beban Warga, DPD Partai Golkar Tanjab Barat Gelar Pasar Murah

Kedua, Laman Orang Kayo Rajo Laksamano, alun-alun kota yang ramai dikunjungi masyarakat untuk berbagai kegiatan publik. Ketiga, Masjid Syaikh Utsman, destinasi wisata religi yang dinamai dari tokoh ulama asal Merlung yang kemudian menetap di Mekkah. Kuala Tungkal memang dikenal sebagai kota santri dengan banyaknya pesantren yang tersebar.

Keempat adalah Ekowisata Mangrove Pangkal Babu yang menawarkan suasana asri dengan fauna khas seperti kera dan lutung. Keberagaman etnis juga menghadirkan kekayaan kuliner yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke kota ini.

Follow WhatsApp Channel tanggorajo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAMPUNG NELAYAN TUNGKAL ILIR: KEHIDUPAN MASYARAKAT PESISIR YANG BERGANTUNG PADA LAUT
RENAH MENDALUH: PESONA PERBUKITAN DAN WISATA AIR TERJUN RENAH MENDALUH
WABUP KATAMSO PAPARKAN FOLU NET SINK 2030 DI FORUM VERIFIKASI NASIONAL
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 00:16 WIB

KAMPUNG NELAYAN TUNGKAL ILIR: KEHIDUPAN MASYARAKAT PESISIR YANG BERGANTUNG PADA LAUT

Senin, 16 Februari 2026 - 00:11 WIB

RENAH MENDALUH: PESONA PERBUKITAN DAN WISATA AIR TERJUN RENAH MENDALUH

Minggu, 15 Februari 2026 - 23:22 WIB

KUALA TUNGKAL: KOTA PESISIR MULTIETNIS DENGAN WISATA BAHARI MEMUKAU

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:11 WIB

WABUP KATAMSO PAPARKAN FOLU NET SINK 2030 DI FORUM VERIFIKASI NASIONAL

Berita Terbaru