TANJAB BARAT – Seorang pria bernama Fahri, warga RT 12 Kelurahan Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, diduga menjadi korban pengeroyokan serta pembacokan. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 02.00 WIB dan membuat korban harus dilarikan ke IGD RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak rumah sakit, korban sempat berupaya menyelamatkan diri dengan mencari bantuan warga sekitar. Namun karena lokasi kejadian cukup sepi, ia akhirnya meminta pertolongan ke Lapas Kelas II B Kuala Tungkal.
“Oleh pegawai lapas itu dibawa ke rumah sakit. Korban luka bacok di sejumlah titik,” kata sumber di RSUD dikutip dari searah.co.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sumber tersebut menjelaskan bahwa kejadian berlangsung di sekitar Jembatan Sugeng, Kecamatan Bram Itam, Tanjabbar. “Jembatan Sugeng arah ke Teluk, nah kejadiannya di situ,” ucapnya.
Sampai saat ini, motif pasti dari insiden tersebut masih belum diketahui. Aparat kepolisian masih mendalami apakah peristiwa itu dipicu bentrokan antar kelompok atau murni tindakan pengeroyokan.
Keterangan dari pihak keluarga korban menyebutkan ada dua kelompok yang terlibat dalam kejadian tersebut. “4 motor dari Tungkal, 12 orang. Dari Bram Itam pihak pelaku 8 orang,” ujarnya.
Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam di bagian rusuk, kening, paha, dan lengan, serta mengalami patah pada tangan kanan. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal.












