TANJAB BARAT – Suasana Ramadan di Kuala Tungkal kian semarak dengan digelarnya Festival Arakan Sahur 2026. Kegiatan tradisi budaya yang telah menjadi agenda rutin tahunan ini secara resmi dilepas oleh Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, Sabtu (21/02) malam, di halaman Rumah Dinas Bupati Tanjung Jabung Barat.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Gubernur didampingi Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, serta Wakil Bupati Katamso. Turut hadir unsur Forkopimda beserta istri, Ketua TP-PKK, Ketua GOW, OPD terkait Provinsi Jambi, Staf Ahli Kabupaten Muaro Jambi, para pejabat tinggi pratama dan administrator di lingkungan Pemkab Tanjung Jabung Barat, serta tamu undangan lainnya.
Pelepasan peserta Festival Arakan Sahur berlangsung meriah dan disambut antusias masyarakat. Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur membacakan sambutan Gubernur Jambi yang menegaskan bahwa Festival Arakan Sahur bukan sekadar tradisi, melainkan agenda rutin tahunan yang menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tradisi arakan sahur dinilai sebagai media dakwah kultural yang tumbuh dari kearifan lokal, sekaligus wadah kreativitas generasi muda dalam melestarikan nilai-nilai Islami yang diwariskan secara turun-temurun. Pemerintah Provinsi Jambi juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan mengembangkan tradisi ini agar tetap tertib, aman, serta tidak mengurangi kekhusyukan ibadah di Bulan Suci Ramadan.
Sementara itu, Bupati Anwar Sadat menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Arakan Sahur yang menjadi salah satu tradisi kebanggaan masyarakat Tanjung Jabung Barat.
“Kami mengapresiasi kreativitas para peserta yang semakin baik dan berkembang setiap tahunnya. Semoga kreasi dan inovasi generasi muda kita terus meningkat dalam melestarikan tradisi budaya kebanggaan daerah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, selain menjadi ajang silaturahmi, arakan sahur juga memberi dampak positif terhadap pergerakan ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM.
“Terima kasih kepada para pelaku UMKM yang telah menyuguhkan beragam kuliner khas daerah. Kegiatan ini menjadi pemantik ekonomi masyarakat, mulai dari pedagang kaki lima hingga industri rumahan,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, Bupati mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan dan ketertiban selama festival berlangsung agar Kuala Tungkal tetap menjadi kota yang asri, nyaman, dan tertib sepanjang Ramadan.
Festival Arakan Sahur 2026 diharapkan terus menjadi ruang ekspresi budaya dan spiritual yang memperkuat identitas serta kebersamaan masyarakat Tanjung Jabung Barat di bulan penuh berkah ini.












